PEMBENTUKAN KERANGKA KARBON DAN TRANSFORMASI GUGUS FUNGSI
PEMBENTUKAN KERANGKA KARBON DAN TRANSFORMASI GUGUS FUNGSI
Dalam kimia organik pada pembentukan kerangka karbon definisikan sebagai langkah awal dalam mensintesis senyawa organik, karena pada pembentukan kerangka itu lah bisa dilakukan sintesis senyawa organik. Untuk mengetahui lebih lanjut dalam pembuatan kerangka karbon ini maka harus bisa mengetahui mengenai sintesis senyawa organik nya.
Adapun proses dalam membentuk suatu senyawa organik yang memiliki senyawa kompleks harus melalui reaksi kimia, dapat juga diketahui pada strukturnya,molekul organik dinyatakan lebih kompleks jika dibandingkan dengan senyawa organik.
Pada pembentukan kerangka karbon ini dapat diketahui bahwa kerangka itu sendiri memiliki hidrogen ataupun bermacam substituen ,dimana substituen itu terikat kepada atom-atomnya. Hidrogen ini merupakan atom non karbon yang tidak akan terikat pada atom karbon . selain itu atom karbon itu sendiri pada umumnya diberi lambang yaitu dengan huruf C.
Pada pembentukan kerangka karbon ini salah satu sintesis yang digunakan yaitu pada pembentukan ikatan C-C,selanjutnya dibuat melalui reaksi radikal bebas .
Pada gambar diatas dapat dinyatakan bahwa sintesis tersebut tidak dapat terkendali dan dapat dilakukan dengan menggunakan reaksi berantai.
Transformasi gugus fungsi, dapat diketahui bahwa transformasi ini dapat diartikan sebagai interkonversi atau sering digunakan untuk mengubah suatu gugus yang fungsional nya satu akan menjadi lebih dengan cara reaksi yaitu seperti reaksi substitusi,adisi,dan juga eliminasi. Dalam transformasi gugus fungsi ini,yang dilakukan pada langkah awal nya yaitu pada tahap analisis,dimana dapat digunakan untuk dapat mengetahui pengaruh sintesis nya.
LINK PRESENTASI :
https://youtu.be/Ev-9IXKTx3U
Permasalahan :
1. 1. Pada pembentukan kerangka karbon terlebih dahulu dilakukan sintesis senyawa organik. Untuk mengetahui lebih lanjut dalam pembuatan kerangka karbon ini maka harus bisa mengetahui sintesis senyawa organik nya, mengapa hal tersebut bisa terjadi ?.
2. 2. Pada pembentukan kerangka karbon ini salah satu sintesis yang digunakan yaitu pada pembentukan ikatan C-C,dan dibuat melalui reaksi radikal bebas . bagaimana cara pembentukan tersebut berproses melalui radikal bebas ?
3. 3. Transformasi gugus fungsi sering digunakan untuk mengubah suatu gugus yang fungsional nya satu menjadi lebih. Biasanya pada transfomasi gugus hidroksil dapat mengikat dari suatu senyawa aromatik dan juga posisi aromatiknya itu terjadi pada gugus-OH. Bisanya pada senyawa aromatik itu dilakukan dengan reaksi substitusi elektrofilik. Apa yang menyebabkan hal itu dapat terjadi ?

baiklah saya desi anis satriani dengan NIM A1C119014 akan mencoba menjawab pertanyaan no 1
BalasHapusKarena Sintesis senyawa organik itu merupakan proses membentuk / mengkonstruk suatu senyawa organik yang kompleks melalui reaksi kimia.Maka dari itulah, sintesis senyawa organik sangat berkembang pesat dan merupakan suatu aspek kimia yang paling penting.
Baiklah saya gadis septyo wulandari dengan nim a1c119026 izin menjawab permasalahan nomor 2. Radikal bebas merujuk ke atom atau gugus atom apa saja yang memiliki satu atau lebih elektron yang tidak memiliki pasangan, dan juga reaksi radikal bebas dapat membentuk ikatan C-C dengan adanya reaksi antara C nukleofil dan elektrofil. Reaksi substitusi radikal bebas terjadi apabila gugus yang mengganti adalah radikal bebas. Pereaksi radikal bebas adalah atom atau gugus atom yang mengandung sebuah elektron yang tidak berpasangan. Pereaksi radikal bebas umumnya digunakan pada reaksi yang menyebabkan pemutusan homolitik dari substrat. Reaksi ini dimulai dengan pembentukan radikal bebas yang reaktif. Radikal tersebut beresaksi dengan molekul lain membentuk radikal bebas baru yang meneruskan reaksi berikutnya.
BalasHapussaya desri indah rahmadona A1C119041 akan menjawab permasalahan no 3 , yaitu Fenol itu sangat reaktif terhadap substitsui elektrofilik aromatik, karena elektron phi atom oksigen menyumbangkan kerapatan elektron ke dalam cincin. Dengan pendekatan umum ini banyak kelompok yang dapat ditambahakan ke cincin melalui halogenasi, asilas, surfonasi dan proses lainnya.
BalasHapus